Ticker

6/recent/ticker-posts

Semoga Allah menyembuhkan hati-hati kita yang terluka




Assalamualaikum 

Masih berbekas rasa dihati, 
Rasa sedih masih menghantui diri sehingga membuatkan bertemu titik jenuh. 
Segalanya kita serahkan pada ALLAH, 
Kita sudah berusaha, kita juga masih baiki diri. 
Sudahlah janga bersedih, 
Allah ada.
Allah tak pernah tinggalkan kita,
Allah tak pernah sia-siakan kita cuma belum waktu yang tepat. 
Percaya pada Allah. 


(iklan) Nak cari jodoh jom daftar di sini --> cari jodoh

 
Mungkin kita pernah membaca ayat ini: 

Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.
— At-Taubah: 40

Ok, bagaimana jika kita tetap merasa bersedih?
Ini ertinya ada sesuatu yang salah didalam hati kita.
Dalam ayat diatas, kita tidak perlu bersedih sebab Allah bersama kita.

Para Nabi bersedih.
Bahkan Rasulullah saw pun bersedih saat ditinggal oleh orang-orang dicintai dan dicintai beliau.
Namun, para Nabi tidak berlebihan dalam bersedih.
Para Nabi segera bangkit dan kembali berjuang tanpa memanjangkan kesedihan. 
Tetapi sindrom dari kalangan kita adalah, kita suka memanjangkan kesedihan.
Seakan Allah tidak wujud dalam kehidupan kita.

Kenapa Allah sayang sama kita tapi malah dikasih ujian? Kerana dengan ujianlah kamu boleh menangis dan sering menyebut Asma Allah.

Saat dirimu tak lagi semangat untuk bangkit dan keimananmu mulai goyah kerana ujian yang menerpa pada dirimu, maka percayalah ada Allah yang selalu membersamai.Ingatlah Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Berarti Allah yakin bahwa kamu mampu dan kuat menghadapinya.
 
Sedarlah ujian yang kamu hadapi tak sebanding dengan beribu nikmat yang telah Allah berikan. Kalau sekarang kamu mengeluh kerana ujian dari Allah, lalu bagaimana beratnya ujian di zaman Rasul dulu? Allah hanya ingin kamu lebih bermuhasabah diri lagi.

Semoga Allah menyembuhkan hati-hati kita yang terluka.

Bagi mereka yang dalam diam-diam berdoa kepadamu, cerita masalahnya kepadamu dan memohon pertolongan darimu.Berikahlah kelegaan hatinya dan kelapangan dadanya untuk menerima takdirmu.

Semoga ada senyuman dibalik segala ujianmu. 


Catat Ulasan

0 Ulasan