Ticker

6/recent/ticker-posts

Percayalah, Allah genggam semua doa kita, Lalu dilepaskan satu persatu di saat yang paling tepat


Lain orang, lain jalan hidupnya.
Lain langkah, lain juga rezekinya.

Ada yang diuji dengan kesunyian, tapi dikurniakan ketenangan.
Ada yang berkahwin awal, tapi diuji dalam rumah tangga.
Ada yang lambat naik pangkat, tapi hidupnya lapang tanpa beban yang berat.
Dan ada juga yang dikelilingi kawan-kawan yang baik, menjadi penguat saat jatuh dan lemah.

Kita selalu nampak yang indah pada hidup orang lain,tapi jarang benar kita nampak luka yang mereka simpan.

Ada yang nampak sangat bahagia, tapi rupanya dia tengah sembunyikan rasa sakitnya.
Ada yang nampak diam, tapi sebenarnya dia ada sejuta kata yang nak diluahkan.
Ada yang selalu nasihat orang untuk terus kuat, tapi sebenarnya dia sendiri lemah.
Masing-masing punya cerita.Terlihat kuat di mata manusia, sentiasa tersenyum dan tenang menghadapi segalanya.Namun, di balik keteguhan itu dia berjuang hebat dengan diri sendiri melawan rasa lelah, memujuk hati agar terus bertahan dan belajar berdamai dengan luka yang tak selalu mampu diluahkan.

Jangan bandingkan hidup kita dengan orang lain, kerana apa yang mereka tunjuk, tidak selalu sama dengan apa yang mereka tanggung. Dan apa yang kita lalui, tidak semua orang mampu faham.

Tanpa sedar, kita membandingkan kenapa dia sudah sampai, sedangkan aku masih di sini?
Kenapa dia mudah dapat, sedangkan aku perlu berjuang berkali-kali?

Hakikatnya, rezeki bukan sekadar apa yang kita nampak.
Rezeki itu luas, kadang dalam bentuk duit, kadang dalam bentuk masa kadang dalam bentuk kesihatan,
dan kadang juga dalam bentuk hati yang kuat untuk terus bertahan.

Rasulullah ï·º bersabda:
“Lihatlah kepada orang yang lebih rendah daripada kamu (dari segi dunia), dan jangan melihat kepada orang yang lebih tinggi daripada kamu, kerana itu lebih patut agar kamu tidak meremehkan nikmat Allah.”
(Hadis Riwayat Muslim)

Allah tidak pernah silap dalam memberi.Tidak pernah terlewat, dan tidak pernah terlalu awal.
Semua yang kita lalui ada waktunya, ada sebabnya.

The point of doa adalah yakin.Meskipun orang cakap semua doa yang kita panjatkan itu mustahil untuk didapatkan,jika Allah berkehendak, atas keyakinan kita Allah akan kabulkan.Kerana bagaimana mungkin Allah mengabulkan doa yang kita sendiri tidak yakin dengannya?

Percayalah, suatu saat nanti semua kesabaran kita selama ini pasti akan terbalaskan dengan suatu hal yang membahagiakan. 

Selalu yakin dengan ayat ini:
“Percayalah, Allah genggam semua doa kita.
Lalu dilepaskan satu persatu di saat yang paling tepat.
Sangka baik pada Allah.
Semuanya sudah disusun cantik jalan cerita kita.”

Mungkin hari ini kamu rasa tertinggal.
Mungkin hari ini kamu rasa hidup orang lain lebih sempurna.
Tapi percayalah, Allah sedang menyusun sesuatu yang lebih baik untuk kamu…
dengan cara yang kamu sendiri belum mampu faham.

Masing-masing punya cerita.
Pada akhirnya, rasa syukur dan cukup itulah yang membuatkan hidup kita bahagia.
Belajar hargai apa yang kita miliki.
Percayalah, Allah genggam semua doa kita, lalu dilepaskan satu per satu di saat yang paling tepat.

Teruskan melangkah.
Perbaiki diri.
Dekatkan hati dengan Allah.

Dan dalam setiap doa yang kamu titipkan,
selitkan juga rasa syukur kerana walaupun belum semua yang kamu mahu,
Allah tetap memberi apa yang kamu perlu.

“Ya Allah, berikanlah kami kesihatan yang baik, jiwa yang tenang, hati yang sabar, mental yang kuat dan dipermudahkan urusan serta diluaskan rezeki buat kami.”

Sebab pada akhirnya nanti,
kamu akan sedar semua yang tertunda itu bukan penolakan,
tapi cara Allah menjaga.

Catat Ulasan

0 Ulasan