Pengikut

Selasa, 23 Mei 2017

Cara Paling Terbaik Untuk Move On Dengan Apa Yang Berlaku


Assalamualaikum

Lautan luas di hiasan biasan cahaya,
terbias cantiknya pesona sang pelangi,
Hati yang gundah menjadi tegar,
Kembali bertaut kasih ilahi.
Apa yang kita lihat hanya cebisan cerita,
Buih-buih cinta bertambur umpama ujian.
Hidup tak lari dari keterbatasan,
Yakinkan hatimu kepada tuhanmu.

Ramai yang kata hidup perlu move on dengan apa yang berlaku. Jangan berada di takuk lama. Mereka mudah berkata tapi kita yang rasa, mengambil masa untuk dapatkan kekuatan.

Macam acik sendiri, banyak pekara yang kita rancang dan ingini tidak tercapai. Kadang memang rasa gundah, hiba dan kecewa. Pelbagai persoalan bermain di minda. Tengok orang nasib dia baik saje. Sedang kita berhempas pulas baru dapatkan dan ada juga ceritanya di akhir sekali ianya bukan rezeki kita.

Begitu juga soal hati, berkali di kecewakan. Soal pekerjaan berapa kali kecewa tak dapat-dapat kerja padahal dekat 10 kali temuduga dan pelbagai lagi.

Orang selalu " ala kau move on"! Tapi bukan mudah. Tetapi apa yang selalu acik lakukan untuk buatkan hati kita sentiasa terima dengan hati terbuka dan move on ialah.

Pertama : Berserah pada Allah.

Kecewa itu pasti, tetapi kuatkan hati dan yakin rezeki lain pasti Ada. Bacalah La Hawla Wala Quwwata Illa Billah'

Membawa maksud "Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah SWT."

Allah tahu yang terbaik untuk kita. diriwayatkan oleh al-Imam Ahmad, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah dari sahabat ‘Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu:



“Bila kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana dia memberikan rezeki kepada burung; pergi di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan pulang dalam keadaan kenyang.” (Disahihkan oleh asy-Syaikh al Albani rahimahullah dalam Shahihul Jami no. 5254)
Kedua : Berhenti menyalahkan diri sendiri dan muhasabah diri atas kegagalan yang lalu.

Bila sesuatu terjadi kita selalu salahkan diri kita, kutuk diri kita sehingga kita rasa down teramat. Padahal peluang itu ada. Paling penting selalu bermuhasabah diri kenapa kita gagal dalam apa yang kita usahakan. Mungkin kita terlalu kejar cinta manusia. Mungkin kita terlalu yakin pada diri dan jauh dari Allah. Jadi sentiasa muhasabah diri dan kembali keyakinan pada Allah.

Ketiga : Lihat hubungan kita dengan Allah dan mak ayah.

Bagaimana hubugan kita dengan Allah ? solat ada tinggal ? bertuturan kita yang baik-baik ? ada dengki dan iri hati ? 

Bercinta tetapi pernah berdoa pada Allah ? atau habiskan masa bersama dia kekasih hati ? 

Dengan mak ayah ? 

Tolong mereka ? jaga hati mereka ? bahagia mereka ? 

Tentu banyak persoalan yang perlu di jawab. Tetapi satu hal yang pasti. Bila kita cari cinta Allah dan mengembalikan hak-hak Allah pasti di berikan kembali hak kita. Bila kita bahagia mak dan ayah, pasti terselitnya nama kita dalam doa mereka.

Keempat : Ikhlaskan apa yang berlaku.

Bagaimana kita nak tahu kita ikhlas ? 
Ianya bergantung pada diri kita. Tetapi apabila kita dapat menerima dan memaafkan apa yang berlaku. Dan anggap itu adalah kasih sayang Allah untuk kita melalui mereka sebagai pengalaman mematangkan diri.Ianya adalah proses untuk kita membersihkan hati.

Soal ikhlas itu biarlah Allah yang tentukan. Kita sebagai manusia bukan berdendam tetapi baiki mana kurang.

Rajinkan zikir dalam hati, jangan biarkan kosong. Lemahkan hati kita bila iman kita turun. Saat ini syaitan pasti menduga dengan pelbagai rencananya.

Jadi move onlah, lupakan kisah lama. Kita buka lembaran baru. oKey ?



Share This!


5 ulasan:

  1. Good sharing Acik.. sukaaaaa :)

    BalasPadam
  2. setuju no 4 tu ,ajar hati utk ikhlas dan redha,positive dalam hidup ,kita tak tahu buku kehidupan kita,kalau tahu bukan hidup la namanya.

    BalasPadam
  3. MASA MEMBAWA CERITA HIDUP KITA

    BalasPadam

Coretkan sedikit pandangan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered By Blogger · Designed By Seo Blogger Templates
Related Posts with Thumbnails