Pengikut

Ahad, 8 Januari 2017

Aku tahu sakitnya di sakiti orang yang kita percaya



Assalamualaikum

Aku tahu susahnya nak lupakan orang yang pernah bertahta di hati. Aku tahu sakitnya di sakiti orang yang kita percaya.Aku tahu rasanya kehilangan seseorang yang aku sayang.

Sakit! Hati ini memang sakit.

Tapi apa pilihan yang aku ada, menyalahkan takdir ?

Tentu tidak, kerana sesungguh Allah lebih Maha Mengetahui segalanya.

Saat orang yang percaya khianati kau, di saat semua orang menjauh pada kau. Di saat sekujur badan terbaring hilang helahan nafas adalah orang yang kau sayang.Di saat sahabat baik kau pergunakan kau.

Mungkin aku rasa ujian aku hebat, tetapi ramai lagi di uji dengan hebat , lagi hebat.

Allah nak didik hati aku, Allah nak ajar kebergantungan aku tiada yang lain selain kepadaNya. Belajar  untuk aku berdikari untuk melalui saat-saat tiada sesiapa di sisi.

Puas air mata ini mengalir,bibir berketip membisu, otak bagai hilang punca, dada turun naik seperti sesak tak cukup oxygen. 

Semakin hebat di uji.

Ketika itu aku sedar, dulu aku selalu pelik bagaimana orang boleh menangis ketika berdoa. Sekarang barulah aku mengerti, perasaan itu, rasa itu dan keadaan itu. Segala cerita di luahkan, segala rasa di terjemahkan.

Tetapi dalam aku tak sedar, setiap ujian, masalah yang hadir. Cepat atau lambat , di permudahkan satu persatu. Allah hamparkan ujian kepadaku, Allah jugalah yang membantu perjalananku. Itu adalah bentuk tarbiyah Allah kepadaku.


Begitu juga dalam mencintai seseorang. Cinta itu seperti kupu-kupu, bila kita kejarnya dia tambah tinggi bertembangan. Tapi kalau di biarkan terbang dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya.Janji Allah,Dia berikan kita di saat keadaan dan masa yang tepat untuk kita. 

Hanyalah kepercayaan kita di tuntun.


Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan [Âl Imrân/3 : 186]


Setiap persoalan pasti ada jawapannya. Hanyalah kitalah mudah mencari tumbal untuk menjadi mengsa untuk di persalahkan. 


Yakinkan hatimu untuk segenap hati bahawa hidup dan matiku hanya untuk Allah.


Share This!


3 ulasan:

paridah berkata...

Sentiasa reda n berserah kepada-Nya

acik idah berkata...

Semoga ada hikmah dihujung nanti.

Adam Faiz berkata...

Betul, Allah's plans are better. Maybe he doesnt gives what we want now but, he'll give us something better plus at the right time =) I always remember my mother's advice that janji Allah itu pasti & selalu bersangka baik denganNya.

sibodohjangankacau.blogspot.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered By Blogger · Designed By Seo Blogger Templates
Related Posts with Thumbnails