Assalamualaikum

sewaktu hari lahirnya
Bila bangun dari tidur terasa keadaan berputar seiring dengan waktu. Waktu bergerak pantas dan pemergiaan orang yang kita sayang pergi meninggalkan kita.

Mati itu pasti, setiap yang bernyawa akan akan tinggalkan dunia yang fana ini dunia yang sementara. Pemergian abah sangat terasa di hati , nasib baik kuatkan semangat untuk balik kampung dan dapat bersama dengannya saat akhir.

Abah di sah kena stok major sehingga ke kepala ketika dia dalam keadaan koma. Alhamdulilah wajahnya dalam keadaan tenang seperti orang sedang tidur.

saat akhir bersama abah
Beberapa hari sebelum itu abah tiada kelakuan pelik tetapi berkali arwah abah pernah kata seolah ada orang beserban putih dekat kepadanya sewaktu dia mahu tidur.  Arwah berkata begitu pada mak seperti itu, mak menyangkal mungkin perasaan saja.

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (QS. Al A’raf: 34)

Allah itu maha mengetahui segala di langit dan di bumi. Perancangan Allah itu Maha Hebat. Jika di turutkan hati memang sedih tetapi ku ikhlaskan pemergiaannya. Dia abah yang terbaik yang pernah ada, masih teriang-iang lagi nasihat yang di berikan pada acik. 

Alhamdulilah dapat mandikan arwah abah, kafankan, sembahyangkan dan kuburkan.

Semoga roh abah di tempatkan di kalangan orang yang beriman dan di kalangan orang bertakwa.

Syukur alhamdulilah kami 14 orang adik beradik dapat berkumpul saat terakhir bersama abah. Abah akan selalu ku rindu dan selalu ingatan. Al-fatihah